10 Ciri-ciri Cinta Yang Bertepuk Sebelah Tangan

10 Ciri-ciri Cinta Yang Bertepuk Sebelah Tangan [ www.BlogApaAja.com ]
[read more..]

Pertanyaan Yang Sulit Dijawab Oleh Ilmuwan

Menurut laporan Inggris, seiring dengan perkembangan teknologi dan kemajuan sosial masyarakat, orang-orang telah memiliki pengetahuan yang lebih dalam terhadap sejumlah besar hakekat hal ihwal. Namun terhadap sejumlah soal lainnya hingga sekarang para ilmuwan tetap masih belum dapat memberikan jawaban dan penjelasan. Seperti:
[read more..]

Sembunyikan Identitas, Pria Transgender Ini Menang Kontes Kecantikan

Devon merasa dirinya adalah wanita yang terjebak dalam tubuh pria. Dia pun mengubah dirinya berdandan seperti wanita. Tanpa membuka identitasnya yang sebenarnya, Devon yang memiliki wajah cantik berhasil menyabet gelar Homecoming Queen.



"Aku menang ratu kecantikan dan buatku itu adalah hari terbaik dalam hidupku," ungkap Devon seperti dikutip Daily Mail.Pria 19 tahun berbagi kisahnya bagaimana dia merasa seharusnya terlahir sebagai wanita dalam wawancara dengan Katie Couric. Devon mengatakan dia belum pernah secara terbuka bicara soal keinginannya menjadi transgender.

Namun kini dia mau terang-terangan karena suatu alasan."Aku mau terbuka sekarang. Seandainya saja aku bisa membantu gadis muda atau keluarga untuk menerimanya dan mencintainya dan membantunya melalui masa transisi, itu sangat berarti untukku," ujar Devon.

Pria muda ini menyadari dirinya sebenarnya berada dalam tubuh yang salah semenjak dia masih anak-anak. Sejak sudah bisa bicara, kata Devon, dia selalu bilang ke orangtuanya kalau dirinya adalah anak perempuan.

"Aku meminta pada orangtuaku agar mereka merelakanku menjadi aku yang sebenarnya. Menjalani hidup bersama ayahku selalu penuh perjuangan," katanya lagi. Ayah Devon yang menolak disebutkan identitasnya menceritakan bagaimana berat dirinya untuk menerima kenyataan tersebut.

Fakta bahwa anak laki-lakinya ingin menjadi anak perempuan dan tidak akan pernah membuat sang anak memakai seragam anak laki-laki sulit diterimanya."Aku selalu merasa, kamu anak laki-laki, kamu tidak bisa melakukan ini. Dan itu selalu membuatnya menangis," tutur sang ayah.

Butuh waktu lama hingga akhirnya ayah Devon bisa menerima keadaan putranya.Saat Devon berusia 12 tahun, kedua orangtuanya berhasil bertemu dengan dokter yang menspesialisasikan diri dalam dunia transgender remaja dan pertukaran hormon. Devon pun mulai menjalani terapi hormon.

Selama dua tahun dia mengonsumsi obat yang bisa menghentikan hormon prianya. Dia kemudian mendapat suntikan oestrogen dan medroxyprogesteron.Setelah dua tahun perubahan mulai tampak dalam diri Devon. Rambutnya tampak seperti wanita dan suaranya pun melembut.

"Ini menjadi bagian penting dari transisiku untuk mengonsumsi hormon ini dan mendapatkan fisik seperti wanita," tutur Devon.Perubahan itu membuat Devon memasuki masa sekolah menenangah dengan lebih menyenangkan. Dia tidak membuka identitasnya sebagai transgender. Dia pun bisa menjalani aktivitas sebagai wanita seperti ikut kelas balet.

"Aku bisa memakai bikini saat berenang. Hal-hal sederhana yang dilakukan para gadis tanpa harus bersusah payah," ujarnya.Tak hanya itu saja, Devon pun mulai mendapat perhatian dari para pria. Dia berkencan dengan beberapa pria yang mendekatinya. Saat sang pria tahu kalau Devon ternyata pria juga, mereka kaget tapi reaksi atas keterkejutan itu lebih positif.

"Mereka benar-benar tidak percaya pada awalnya. Mereka bukannya mengatakan kenapa aku tidak mengungkapkannya sejak awal, tapi lebih kepada ucapan seperti "aku tidak percaya, tidak mungkin kamu terlahir sebagai pria," kisah Devon yang berambut panjang.

Devon kini berencana menjalani operasi ganti kelamin agar transisinya menjadi wanita bisa sempurna. Namun karena biayanya cukup mahal, dia tidak terlalu terburu-buru untuk melakukannya.
[read more..]

Jendela Islam : Wanita Menjenguk Lelaki Sakit



Disyariatkannya menjenguk orang sakit meliputi penjengukan wanita kepada laki-laki, meskipun bukan muhrimnya, dan laki-laki kepada wanita.

Di antara bab-bab dalam Shahih al-Bukhari pada "Kitab al-Mardha" terdapat judul "Bab "Iyadatin-Nisa" ar-Rijal" (Bab Wanita Menjenguk Laki-laki).

Dalam hal ini beliau meriwayatkan suatu hadis secara mu"allaq (tanpa menyebutkan rentetan perawinya), bahwa Ummu Darda pernah menjenguk seorang laki-laki Anshar dari ahli masjid.

Tetapi Imam Bukhari memaushulkan (meriwayatkan secara bersambung sanadnya) di dalam Al-Adabul-Mufrad dari jalan al-Harits bin Ubaid, ia berkata, Saya melihat Ummu Darda di atas kendaraannya yang ada tiangnya tetapi tidak bertutup, mengunjungi seorang laki-laki Anshar di masjid."

Bukhari juga meriwayatkan hadis Aisyah RA, ia berkata, Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah, Abu Bakar dan Bilal RA jatuh sakit, lalu aku datang menjenguk mereka, seraya berkata, Wahai Ayahanda, bagaimana keadaanmu? Wahai Bilal, bagaimana keadaanmu?"

Aisyah berkata, Abu Bakar apabila terserang penyakit panas, beliau berkata, "Semua orang berada di tengah keluarganya, sedang kematian itu lebih dekat daripada tali sandalnya.

Dan Bilal apabila telah hilang demamnya, ia berkata, "Wahai, merinding bulu romaku Apakah aku akan bermalam di suatu lembah yang dikelilingi rumput-rumput idzkhir dan jalil? Apakah pada suatu hari aku menginginkan air Majnah? Apakah mereka akan menampakkan kebagusan dan kekeruhanku?

Aisyah berkata, "Lalu aku datang kepada Rasulullah SAW memberitahukan hal itu, lantas beliau berdoa, Ya Allah, jadikanlah kami mencintai Madinah seperti kami mencintai Makkah atau melebihinya." (HR Bukhari).

Wanita menjenguk laki-laki yang sakit terikat dengan syarat-syarat tertentu yang telah ditetapkan syarak.

Yang menjadi dalil kebolehan wanita menjenguk laki-laki dalam hadis Ummul Mukminin tersebut ialah masuknya Aisyah menjenguk ayahnya dan menjenguk Bilal.

Juga perkataannya kepada masing-masing mereka, "Bagaimana engkau dapati dirimu?"

Yang dalam bahasa kita sekarang sering kita ucapkan, "Bagaimana kesehatanmu? Bagaimana keadaanmu?"

Padahal, Bilal ini bukan mahram bagi Aisyah Ummul Mukminin.

Tetapi suatu hal yang tidak diragukan ialah bahwa menjenguknya itu terikat dengan syarat-syarat tertentu yang telah ditetapkan syarak, bersopan santun sebagai Muslimah dalam berjalan, gerak-gerik, memandang, dan berbicara.

Juga tidak berduaan antara seorang lelaki dengan seorang perempuan tanpa ada yang lain, aman dari fitnah, diizinkan oleh suami bagi yang bersuami, dan diizinkan oleh wali bagi yang tidak bersuami.

Dalam hal ini, janganlah suami atau wali melarang istri atau putrinya menjenguk orang yang punya hak untuk dijenguk olehnya.

Misal kerabatnya yang bukan muhrim, atau besan (semenda), atau gurunya, atau suami kerabatnya, atau ayah kerabatnya, dan sebagainya dengan syarat-syarat seperti yang telah disebutkan di atas.
[read more..]

Asal Usul Adanya Dasi Di Dunia

Dasi, aksesori leher yang biasa dipakai oleh para anak-anak sekolah dan pegawai kantoran, atau pekerjaan lain yang mengharuskan berpakaian rapi. Ternyata sejak zaman batuaksesori di leher dan dada sudah ada, khususnya untukmemberi ciripada kelompok pria dari strata tinggi.
[read more..]